Artikel

project

Gaji GTT Tak Sebanding dengan Pengabdiannya

Posted by TRI PANJIANTO IDL 2017 - Cirebon Posted at 12 Mei 2018 08:19:21 98 0


Gaji Guru Tidak Tetap (GTT) Non PNS Tak Sebanding dengan Pengabdiannya

 

Pendidikan adalah hal yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat dimana pun, didalam negeri maupun luar negeri. Lalu siapakah yang sangat berperan didalam pendidikan? Guru lah yang sangat berjasa bagi kita dan kita harus menghargai setiap perjuangan dan pengabdiannya kepada Negara ini.  Jika hal ini diabaikan oleh kita atau pun oleh pemerintah maka sedikit demi sedikit akan hancur pendidikan di Indonesia. Namun nyatanya guru di Indonesia belum dihargai masih banyak guru di Indonesia yang pendapatannya sangat lah minim disbanding profesi-profesi lain.

Pengabdian harusnya seimbang dengan hasil pengabdian tersebut, namun dari zaman dahulu hingga saat ini masih banyak seorang pengajar atau yang kita sebut dengan guru, masih banyak diantara mereka yang gajinya tidak sesuai dengan apa yang telah mengabdikan dirinya untuk Indonesia.  Dan seharusnya pula pengabdian dengan hasilnya harus seimbang untuk memotivasi para pengajar untuk lebih semangat dalam pengabdiannya. Begitu banyak sebagian guru mempunyai tuntutan amanah yang tinggi sedangkan kesejahteraannya sangat tidak seimbang dengan apa yang telah diamanahkannya.

Guru honorer yang hanya mengandalkan uang sertifikasi perbulannya belum lagi uang sertifikasi yang terkadang tertunda hingga berbulan-bulan sedangkan urusan seperti makan kebutuhan hidup sehari-hari yang tidak bisa ditunda apaagi yang sampai berbulan-bulan.  Belum lagi harga BBM, harga kebutuhan pokok yang tiap bulan atau tiap tahunnya mengalami peningkatan harga bahkan cukup tinggi. Gaji guru honorer hanya sekitar 1,5 juta perbulannya, lalu bagaimana guru meminimalisir keuangan tersebut sementara ada amanah di masyarakat yang mereka harus jalani?

Mungkin sebagian guru tidak mendapat gaji sekecil itu ada beberapa yang memang sesuai dengan apa yang telah diabdikannya di masyarakat seperti guru yang sudah PNS. Lalu bagaimana guru honorer yang gajinya lebih kecil dibandingkan buruh di Indonesia?  Di Negara lain seperti Malaysia guru sangat dihargai sekali warga Negara Malaysia sangat menghargai dan memuliakan guru, menurut sumber-sumber yang ada pemerintahan Malaysia memberikan apresiasi kepada setiap guru yang ada di negaranya. Lalu bagaimana dengan Negara Thailand yang negaranya tidak pernah dijajah sekalipun? 

Di Thailand pun sama seperti di Malaysia warga Negara Thailand sangat menghargai guru, di Negara gajah putih ini gaji guru harus lebih besar dari pada gaji pegawai rata-rata. Berarti di Negara tersebut sangat meninggikan derajat guru.

Sama halnya seperti di Negara Jepang, di Negara tersebut sejarah adalah aset bangsa mereka setelah kalah perang dunia kedua dengan sisa guru yang ada mereka sangat berharap Negara mereka akan maju.  Dan terbukti lah pada saat ini dengan menjadi Negara maju dan memiliki teknologi yang canggih dibanding Negara lain bahwa ini adalah hasil dari guru-guru yang sangat luar biasa yang benar-benar memperhatikan keadaan Negaranya sendiri. Lalu sejauh mana kita dan pemerintah peduli pada nasib guru yang gajinya tidak sebanding dengan pengabdiannya? Kita harus merasa malu dan sedih pada guru-guru kita yang belum bisa menerima imbalan yang seimbang dengan apa yang mereka telah berikan untuk Negara kita. 

Seharusnya kita dan pemerintah harus lebih memperhatikan lebih menghargai setiap guru yang ada di Negara kita sendiri, seharusnya kita lebih melihat luas, bukan hanya guru di ibu kota namun guru-guru  yang berada di berbagai pulau, pasti banyak dari mereka yang mendapatkan gaji tidak seimbang dengan apa yang telah dilakukannya.

 


Share this:


Ada 1 Komentar

Kirim Komentar


Maaf, Anda tidak dapat mengirimkan komentar. Silahkan login terlebih dahulu atau jika Anda belum menjadi Member silahkan daftar.

Please wait...